Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Pancasila

Nilai ideal merupakan nilai dasar yang berkaitan dengan hakikat kelima sila Pancasila, yaitu : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradap, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.


Nilai-nilai tersebut bersifat universal sehingga di dalam nilai tersebut terkadung Cita-cita, tujuan, serta nilai yang baik dan benar.Nila dasar ini bersifatmelekat dan tetap pada kelangsungan hidup suatu negara.

Berikut ini hubungan hak asasi manusia ( HAM ) dengan Pancasila dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut  :
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menjmin hak kemerdekaan bagi seluruh rakyat untuk memilih dan memeluk agama, melaksanakan ibadah serta menghormati perbedaan agama.

b. Sila Kemanusian yang adil dan beradap merupakan bahwa setiap warga negara pada keduduka yang sama dalam hukum serta mempunyai kewajiban dan hak yang sama untuk memperoleh jaminan dan perlindungan hukum.

c. Sila Persatuan Indonesia menjelaskan bahwa adanya unsur pemersatu dalam antar warga negara dengan semangat rela berkorban dan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau suatu golongan.

Hal ini berdasarkan prinsip hak asasi manusia ( HAM ) yaitu hendaklah sesama manusia bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.

d. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang dicerminkan dengan perilaku dan kehidupan pemerintah, masyarakat, dan bernegara yang demokratis.

Menghargai hak asasi setiap warga negara untuk bermusyawaeah dan mufakat yang dilaksanakan tanpa adanya paksaan, tekanan, serta intervensi yang ada dalam hak partisipasi masyarakat.

e. Sila Keadilan sosial bagai seluruh rakyat indonesia, yaitu dengan mengakuinya ha milik yang bersifat perorangan serta dilindungi pemanfaatannya oleh suatu negara dan memberikan suatu kesempatan yang sebesar-besarya kepada semua masyarakat.

Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia
Hak Asasi Manusia ( HAM ) mempunyai ciri khusus, antara lain sebagai berikut :
1. Hakiki, maksudnya adalah hak asasi manusia merupakan hak asasi seluruh umatmanusia yang sudah ada sejak lahir.

2. Universal, maksudnya hak asasi manusia ( HAM ) berlaku untuk seluruh manusia tanpa adanya memandang status, suku bangsa, gender, ataupun perbedaan lainnya.

3. Tidak dapat dicabut, maksudnya hak asasi manusia ( HAM ) tidak dapat dicabut dan diserahkan begitu saja dengan mudah kepada orang lain.

4. Tidak dapat dibagikan, maksudnya hak asasi manusia ( HAM ) berhak dimiliki oleh seluruh manusia, baik hak sipil dan politik, ataupun hak ekonomi, sosial serta budaya.

Hak Asasi Manusia dalam Nilai Instrumental Sila-Sila Pancasila
Nilai Instrumental merupakan nsuatu penjabaran dari nilai dasar Pancasila, dan nilai instrumental bersifat lebih khusus apabila dibandingkan dengan nilai dasar.

Maka dari itu nilai Instrumental merupakan pedoman dalam melaksanakan kelima sila dalam Pancasila. Wujud nilai instrumental pada umumnyaberbentuk ketentuan konstitusional muai dari Undang-Undang Dasar 1945 hingga peraturan daerah.

Pertaturan perundang-undangan yang menjamin hak asasi manusia antara lain, yaitu :
a. Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 A – 28 J.
b. Ketetapan MPR Nomor XVII / MPR / 1998 mengenai Hak Asasi Manusia.
c. Ketentuan dalam Undang Undang Organik.
d. Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 1999 mengenai Pengadilan Hak Asasi Manusia.
e. Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah .
f. Ketetuan dalam keputusan Presiden ( Keppres ).

Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Secara Yuridis, Pasal 1 ayat 6 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 mengenai Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa pelanggarana HAM merupakan perbuatan manusia atau kelompok manusia termasuk aparat negara, baik yang dilakukan sengaja ataupun tidak sengaja

Atau kelalaian yang secara hukum menguarangi, menghalangi, dan membatasi serta mencabut HAM yang dilindungi undang undang serta  tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

Pelanggaran HAM beratmenurut Undang Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2000 mengenai Pengadilan HAM dibagi menjadi dua yaitu :
a. Kejahatan genosida
b. Kejahatan terhadap kemanusiaan

Konsekuensi apabila suatu negara tidak melakukan upaya pemajuan, pengormatan dan penegakan HAM. Maka dapat menerima akibat sebgai berikut:
a. Memperbanyak pengangguran.
b. Memperlemah daya beli masyarakat.
c. Meningkatkan jumlah anggota masyarakat miskin.
d. Memperkecil pendapatan nasional.
e. Menurunnya tingkat kehidupan masyarakat.
f. Kesulitan dalam mendapatkan bantuan dan kerjasama dengan negara lain.
g. Kesulitan dalam mengadakan kerjasama.
Baca selengkapnya

Prinsip penyusunan Pegawai dan Unsur Penilaian Dalam Pelaksanaan Pekerjaan

Prinsip penyusunan pegawai
a. Dalam penyusunan formasi pegawai dibutuhkan penentuan kebutuhan terlebih dahulu.
b. Penentuan kebutuhan pegawai merupakan kegiatan untuk menentukan jumlah dan kualitas pegawai yang dibutuhkan sehingga mengisi suatu organisasi.
c. Langkah pertama untuk menentukan kebutuhan dilakukan dengan menyusun jenjang kepangkatan dan formasi.
    

Prinsip Penerimaan Pegawai
Dalam penerimaan PNS baru, harus tetap mendasarkan pada prinsip bahwa “ setiap warganegara yang memenuhi syarat yang telah ditentukan dalam peraturan perundangan mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi PNS. “

Prinsip Pengangkatan Pegawai
Prinsip profesionalisme sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, jenjang pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu serta syarat objektif lain tanpa membedakan jeis kelamin, suku, agama, ras, dan golongan.

Prinsip Penyusunan Pola Karier
1. Kepastian
Pola karier harus menggambarkan kepastian mengenai arah alur karier yang dapat ditempuh oleh PNS yangtelah memenuhi syarat yang ditetapkan.
2. Profesionalisme
Pola karier harus mendorong peningkatan kompetensi dan prestasi kerja PNS.
3. Transparan
Pola karier harus diketahui oleh setiap PNS dan memberi kesempatan yang sama kepada PNS yangtelah memenuhi syarat.

Dalam suatu perusahaan pasti terdapat berbagai peraturan yang berlaku sesuai ketetapan dari perusahaan tersebut, dan hal tersebutterkadang merupakan bahan pertimbangan untuk menilai kinerja karywan dalam melaksanakan berbagai tugasnya di kantor.

Terdapat 7 ( tujuh ) unsur utama yang perlu dinilai dalam daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan ( DP3 ) antara lain sebagai berikut :

1. Kesetiaan
Pada aspek kesetiaan ini lah yang diniai sebagai berikut :
a. Kesetiaan, ketaatan, dan pengabdian kepada Pancasila, Undang Undang Dasar1945, Negara serta Pemerintah.

b. Pengertian dari kesetiaan adalah tekad dan kesanggupan dalam menaati, melaksanakan dan mengamalkan suatu yang ditaati dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab.

2. Prestasi kerja
Prestasi kerja yang dinilai dalam hal hal ini merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya. Secara umum prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dipengaruhi olh hal hal berikut ini seperti keterampilan, kecakapan, pengalaman dan  juga kesanggupan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan.

3. Tanggung jawab
Pengertian tanggung jawab merupakan suatubentuk kesanggupan seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) untuk menaati segala peraturan perundang undangan dan juga berbagai peraturan kedinasan yang telah berlaku, menaati perintah kedinasan yang telah diberikan oleh atasan yang berwenang, dan juga kesanggupan untuk tidak melanggar larangan yang telah ditetapkan.

4. Kejujuran
Kejujuran atau yang dimaksud merupakan suatubentuk ketulusan hati seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dalam melaksanakan dan menjalankan tugasnya untuk tidak menyalahgunakan wewenangyangtelah di berikan oleh atasan kepadanya.

5. Kerjasama
Kerjasama adalah bentu kemampuan yang dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) untuk dapat bekerja berama sama dengan orang lain atau kelompok lain dalam rangka menyelesaikan suatu tugas yang ditentukan dan diberikan kepadanya dengan demikian, mereka dapat secara bersama sama mencapai daya dan hasil guna yang sebesar-besarnya.

6. Prakarsa
Prakarsa  merupakan kemampuan ang dimiliki seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) untuk menentukan dan mengambil keputusan, langkah langkah, atau pun melaksanakan suatu tindakan yang diperlukan dalam rangka melaksanakan tugas tugas pokok tanpa menunggu perintah dari atasannya.

7. Kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan suatu sikap dan kemampuan dari seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) untuk meyakinnkan orang lain dan atasannya sehingga dapat diserahkan secara maksimal dalam melaksanakan tugas pokoknya.
Baca selengkapnya

Analisa Kebutuhan Pegawai dan Pengadaan Pegawai

Dalam suatu perusahaan harus memperhatikan beberapa struktur perusahaan tersebut dan memperhatikan mengenai analisa kebutuhan pegawainya untuk memperlancar kegiatan perusahaan.

Analisa Kebutuhan pegawai merupakan sutu proses untuk menentukan beberapa kebutuhan pegawai secara lebih mendala. Hal ini dilakukan setelah menentukan jenjang kepangkatan dan formasi, kemudian diadakan penerimaan pegawai yang dibutuhkan untuk mengisis organisasi tersebut. Pengadaan ini dapat berupa penerimaan pegawai baru dan juga dapat berupa pemindahan dari unit organisasi lain.


Penyebab lowongan formasi dalam satu unit organisasi pemerintahan
Adanya lowongan formasi daam suatu unit organisasi pemerintahan pada umumnya disebabkan oleh dua hal, antara lain sebagai berikut :

  1. Adanya Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang berhenti di karenakan pensiun, mengundurkan diri, dan lain sebagainya.
  2. Adanya perluasan organisasi pemerintah.


Beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam melakukan pengadaan Pegawai Negeri Sipil ( PNS )
Di dalam proses mengandakan pengadaan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ), maka hal tersebut tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Terdapat pula hal hal yang harus dan perlu sekali diperhatikan ketika akan mengadakan pengadaan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ), antaralain sebagai berikut:
1. Prinsip, Prinsip apa yang harusdijalankan dalam pengadaan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).
2. Sistem, Sistem apa yang dignakan dalam pengadaan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).
3. Syarat, Bagaimana prosedur terkait pengangkatan.
4. Tata usaha, Bagaimana sistem tata usaha yang dijalankan.

Pengadaan Pegawai
Dalam melakuan pengadaan pegawai terdapat beberapa sistem pengadaan pegawai antara lain sebagai berikut :

Sistem Sentralisasi
1. Keuntungan : Terdapat norma yang sama, penerimaan yang seragam dan dapat lebih menjamin mutu pegawai yang diterima.
2. Kelemahan : Terdapat kesulitan dalam melaksanakan proses tersebut, dikarenakan dengan luasnya wilayah dan masih sulitnya perhubungan.

Sistem Desentralisasi
1. Keuntungan : Dapat melaksanakan pengadaan pegawai baru dengan waktu yang cepat
2. Kelemahan : Tidak adanya keseragaman dalam cara penerimaan, kemungkinan penentuanu  norma yang berbeda, yang mungkin tidak menjamin tidak menjamin mutu pegawai yang diterima.

Tahap tahap dan Proses dalam penerimaan pegawai
Pengumuman
1. Dengan seluas luasnya melalui media masa  dan media lain yang memungkinkan.
2. Oleh pejabat yang berwenang maupun pejabat lain yang ditunjuknya.
3. Dilakukan sekurang kurangnya satu bulan sebelum tanggal penutupan lamaran.
4. Mencantumkan beberapa hal utama yang meliputi antara lain :
a. Jumlah dan jenis lowongan
b. Syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap pelamar
c. Alamat tempat lamaran ditujukan
d. Batas waktu pengajuan surat lamaran
e. Lainnya yang dianggap perlu

Pelamaran
1. Surat lamaran secara tertulis dengan huruf latin.
2. Dengan tulisan tangan sendiri
3. Diajukan kepada instansi yang bersangkutan
4. Dilengkapi dengan lampiran sesuai syarat yang diminta
5. Diri pelamar harus memenuhi syarat bersangkutan
6. Dilengkapi dengan lampiran sesuai syarat yang diminta
7. Diri pelamar harus memenuhi syarat tertentu
8. Diajukan atau diserahkan sebelum tanggal penutupan penerimaan lamaran

Penyaringan
Proses penyaringan memenuhi tahap tahap, sebagai berikut :
1. Pemeriksaan administratif
2. Panggilan pelamar
3. Mengadakan ujian
4. Penentuan peserta ujian yang lulus
5. Penentuan pelamar yang diterima (calon)
6. Pengumuman panggilan yang diterima
7. Pengusulan

Pengangkatan dan penempatan
Terdiri dari tahap tahap sebagai berikut :
1. Masa percobaan ( pengangkatan menjadi calon PNS )
2. Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil, bagi calon PNS yang telah menjalanimasa perobaan dan memenuhi syarat.
3. Telah menunjukan kesetiaan dan ketaatan penuh pada Pancasila, UUD 1945, Negara dan pemerintah.
4. Telah menunjukan sikapdan budi pekerti yang baik
5. Telah menunjukan kecakapan dalam melaksanakan tugas
6. Telah memenuhi syarat kesehatan jasmani dan rohani untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.
Baca selengkapnya

Menyususn Rencana Bisnis

Pengertian Bisnis


Bisnis atau business merupakan suatu aktivitas dan usaha untuk memperoleh keuntungan atau laba dengan menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan pada suatu sistem ekonomi. Beberapa bisnis memproduksi berbagai barang nyata, contohnya sepeda motor, makanan, minuman, dll. Selain menghasilkan berbagai macam produk yang dikonsumsi masyarakat, kegiatan bisnis juga memberika banyak lowongan pekerjaan.

Kewirausahaan merupakan gabungan dari kreativitas, inovasi, dan keberaian dalam mengahadapi resiko yang dilakukan dengan cara kerja keras untuk membentuk dan memelihara usaha yang baru.


Kewirausahaan (Entrepreneurship)


Dalam instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 1995 Tanggal 30 Juni 1995 mengenai gerakan nasional memasyarakatkan da membudidayakan kewirausahaan dikemukakan bahwa kewirausahaan merupkan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam mengatasi usaha dan suatu kegiatan yang menjurus pada usapay pencarian, penciptaan, penerapan carakerja, teknologi, dan produksi baru dengan meningkatkan efisiensi dalam angka memberi pelayanan yang lebih baik dan untuk memperoleh keuntungan atau laba yang lebih besar.

Sebelumnya yang telah ditetapkan oleh Ahmad Sanusi, seorang ahli kewirausahaan yang telah mengemukakan bahwa kewirausahaan dapat dilihat sebagai intuisi kemasyarakatan yang mengandung nilai-nilai dan direalisasikan dalam perilaku. Nilai tersebut antara lain dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan siasat, kiat, dan proses dari hasil bisnis.

Winarto, ahli kewirausahaan yang menyatakan bahwa kewirausahaan adalah suatu proses atau kegiatan yang melakukan suatu hal yang baru dan berbeda dengan tujuan menciptakan kemakmuran bagi individu dan memberi nilai tambah pada masyarakat.

Ciri ciri kewirausahaan menurut Astamu antara lain seperti berikut :
1. Memiliki visi
2. Bersifat kreatif dan inovatif
3. Dapat melihat peluang
4. Berorientasi pada konsumen, pelanggan, laba, dan pertumbuhan
5. Berani dalam mengambil resiko dan berjiwa kompetitif
6. Mempunyai jiwa sosial dengan menjadi dermawan dan berjiwa altruis
7. Cepat dan tanggap serta bergerak cepat

Ciri ciri dan Waktak Wirausaha menurut Geoffrey G. Meredith antara lain, sebagai berikut :
1. Percaya diri, sikap percaya diri dapat berupa rasa yakin, tidak tergantung orang lain, individualistis, dan optimis.
2. Berorientasi pada semua tugadan hasil, yaitu segala kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, tekun,tabah, bertekat kerja keras yang tinggi, enerjik, dan berinisiatif.
3. Pengambil resiko, Dapat mengambil resiko dan menyukai tantangan.
4. Berkepimpinan, seorang wirausaha bersikap layaknya seorang pemimpin, dapat bergaul dengan oranglain.
5. Asli, menanggapi berbagai saran dan kritik, inovatif dan kreatif, fleksibel, memiliki banyak sumber, serta berwawasan luas.
6. Berorientasi pada masa depan, selalu berpandangan jauh ke depan.

Sumber modal berasl dari :
a. Teman atau relasi
b. Keluarga
c. Bank
d. Lembaga keuangan

Fungsi manajemen dalam kegiatan bisnis antara lain :
1. Perencanaan atau planning
2. Perorganisasian atau organizing
3. Pelaksanaan atau tuating
4. Pengawasan atau controling

Langkah langkah dalam memilih jenis bisnis, sebagai berikut :
1. Mengidentifikasikan setiap kemungkinan yang ada dan akan datang
2. Mengumpulkan semua peluangatau kesempatan yang ada dan memadukannya dengan keadaan
3. Mengadakan seleksi terhadap seluruh peluang dengan kreiteria yang jelas
4. Tidak melanjutkan analisis terhadap peluang yang tidak mungkin dilaksanakan
5. Mengkaji lebih dalam setiap alternatif peluang yang memenuhi persyaratan
6. Menetapka peluang yang mungkin akan direalisasikan
7. Memfasilitasi peluang yang dipilih
Baca selengkapnya

Pajak ( Pengertian, Ciri Ciri dan Fungsi )

Dalam suatu negara terdapat beberapa pendapatan yang menunjangter laksananya suatu kegiatan yang berasal dari pajak masyarakat. Secara ekonomis, terdapat asumsi bahwa dana yang dikeluarkan oleh masyarakat harus diimbangi dengan penerimaan barang atau jasa dan fasilitas, akan tetapi asusmsi tersebut tidak berlaku bagi pajak.


Terdapat beberapa pengertian pajak, antara lain adalah sebagai berikut :
a. Menurut Prof. Dr. Rochmat Soemitro, pajak merupakan peralihan dari pihak rakyat kepada kas negara untuk membiayai pengeluaran yang bersifat rutin. Surplusnya dipergunakan untuk investasi kepada barang publik, seperti jalan raya dan jembatan.

b. Menurut Prof. SJ. Djayadiningrat, pajak merupkan suatu kewajiban untuk menyerahkan sebagian dari kekayaan yang dimiliki kepada negara yang disebabkan  oleh suatu kondisi, peristiwa, dan perbuatan yang memberi kedudukan tertentu, akan tetapi bukan sebagai hukum menurut  peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah serta dapat dipaksakan, tetapi tidak ada balasanjasa dari negara.

c. Menurut Undang Undang No. 6 Tahun 1983 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang telah beberapa kali diubah menjadi Undang Undang No. 9 Tahun 1994, Undang Undang No. 16 Tahun 2000, dan terakhir Undang Undang No. 28 Tahun 2007, menyatakan bahwa

Pajak merupakan konstribusi wajib yang harus dibayarkan kepada negara yang terhutang oleh pribadi atau suatu badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang dengan tidak mendapat imbalan secra langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar besarnya kemakmuran seluruh rakyat.

Ciri Ciri Pajak, antara lain sebagai berikut
a. Iuran wajib yang diayar secara wajib oleh rakyat kepada negara.
b. Pembayaran yang didasarkan kepada norma norma hukum.
c. Sumber pembiayaan pengeluaran bersifat kolektif.
d. Sarana untuk meningkatkan kesejahteraan umum.
e. Balasan jasa tidak diberikan secara langsung.

Fungsi pajak antara lain sebagai berikut :
a. Fungsi fiskal
b. Alat pengatur
c. Alat penjaga stabilitas
d. Sarana restribusi pendapatan

Perbedaan antara pajak dan restribusi antara lain :
a. Dasar Hukum
Padaperpajakan, pemungutan diaturberdasarkan Undang Undang sedangkan pungutan restribusi berdasarkan pada peraturan pemerintah, peraturan menteri, ataupun pejaat yanglebih rendah.

b. Balas Jasa
Pada Pajak, Balasan jasa tidak dapat ditujukan secara langsung. Sedangkan pada restribusi balas jasa bisa ditujukan seara langsung kepada individu.
 
c. Objek pemungutan
Pada Pajak, pemungutannyadilakukan scaraumum, yang artinya pajak berlaku pada setiap orangyang memenuhi syarat. Sedangkan pada restribusi, pemungutan hanya dilakukan untuk orang orang tertentu yang menggunakan jasa pemerintah.

d. Sifat dan sanksi
PadaPerpajakan, pemungutan bersifat memaksa siapa pun yang tidak membayar maa orang tersebut akan mendapatkan sanksi secara yuridis. Sedangkan pada restribusi, pemungutan dapat dipaksakan akan tetapi putusan akhir diserahkan kepada pihak yang bersangkutan untuk membayar atau tidak sama sekali.

e. Lembaga pemungut
Pajak dapatdipungut dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sedangkan restribusinya hanya dipungut oleh pemerintah daerah.

Asas asas pajak anatara lain :
a. Equality
b. Certainty
c. Convenience of payment
d. Economics

Berdasarkan lembaga pemungut, pajak dibedakan atas pajak negara ( pemerintah pusat ) dan pajak daerah ( pemerintah daerah ).
Berdasarkan sifatnya, pajak dapat dibedakan menjadi 2 ( dua) macam :
a. Pajak Subyektif
b. Pajak Obyektif

Sistem pemungutan pajak, antara lain :
a. Official assessment
b. Semiself assessment system
c. Withholding system
d. Full self assessment system

Objek pajak adalah segala sesuatu yang berdasarka Undang Undang dujadikan dasar atau sasaran pemungutan pajak.
Tata cara pemungutan pajak, antaralain :
a. stelsel nyata
b. stelsel anggapan
c. stelsel campuran

Kendala kendala yang selalu timbul akibat sistem perpajakan adalah bagaimana menciptakan suatu sistem yang dapat menghasilkan suatu pengertian yang baik antara masyarakat sebagai pembayaran pajak dan pemerintah selaku pembuat peraturan dan Undang Undang perpajakan.
Baca selengkapnya

ARTI PANGKAT DAN TINGKAT KEPANGKATAN

A. Aturan
Dalam pasal 68 Undang Undang No. 5 Tahun 2014, menyebutkan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu.

B. Pengertian Pangkat
Pangkat merupakan suatu kedudukam yang menunjukan kedudukan seorang Pegawai Negeri Sipil yang berdasarkan jabatan dalam rangkaian susunan kepegawaian dimana kedudukan tersebut juga dapat digunakan sebagai dasar pengkajian. Sedangkan Tingkat kepangkatan adalah Pegawai Negeri Sipil mempunyai pangkat yang berbeda-beda dan berjenjang seperti di bawah ini
Tingat Kepangkatan


No.    Pangkat    Golongan    Ruang
1. Juru Muda     I    a
2. Juru Muda Tingkat I    I    b
3. Juru (SMP)    I    c
4. Juru Tingkat I    I    d
5. Pengatur Muda (SLTA / K)    II    a
6. Pengatur Muda Tingkat I    II    b
7. Pengatur    II    c
8. Pengatur Tingkat I    II    d
9. Penata Muda    III    a
10. Penata Muda Tingkat I    III    b
11. Penata    III    c
12. Penata Tingkat I    III    d
13. Pembina    IV    a
14. Pembina Tingkat I    IV    b
15. Pembina Utama Muda    IV    c
16. Pembina Utama Madya    IV    d
17. Pembina Utama    IV    e

Pengertian Kenaikan Pangkat
Kenaikan Pangkat adalah suatu bentuk penghargaan yang dibrikan atas prestasi kerja dan pengabdian seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap Negera, sekaligus sebagai dorongan kepaga paraPegawai Negeri Sipil agarlebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya.

Tujuan dari Kenaikan Pangkat
Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembinaan parapegawai Negeri Sipil melalui sistem prestasi kerja, maka bagi PNS yang memenuhi persyaratan dapat dinaikan pangkatnya. Di bawah ini beberapa jenis kenaikan pangkat untuk Pegawai Negeri Sipil, antara lain :
a. Kenaikan Pangkat Reguler adalah penghargaan yang diberikan kepada PNS yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan tanpa terikat pada jabatan
b. Kenaikan Pangkat Pilihan merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan yang telah diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil atas prestasi kerjanya yang tinggi.
c. Kenaikan Pangkat Anumerta
d. Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi mereka yang meninggal dunia yang mencapai batas usia pensiun, lagi dalam semua jabatan negeri

Persyaratan untuk kenaikan pangkat pilihan
1. Menduduki jabatan struktural atau jabatan tertentu
2. Menduduki jabatan tertentu pada pangkatnya ditetapkan melalui kepres
3. Menunjukan prestasi kerjanya yang luar biasa baiknya.
4. Menemukan penemuan baru yang bermanfaat untuk Negara
5. Diangkatmenjadi pejabat negara
6. Memperoleh surat tanda tamat belajar
7. Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya telah menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional
8. Telah selesaimengikuti serta telah lulus tugas belajar
9. Dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh diluar instansi induknya, serta diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatannya fungsional tertentu.

Masa Kenaikan Pangkat
Pada kenaikan pangkat reguler, terdapat masa kenaikan pangkat pegawai yang telah ditetapkan pada setiap tanggal 1 (satu) Aprildan 1(satu) Oktober disetiap tahunnya. Kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian.
Masakerja untuk kenaikan pangkat pertama sebagai Pegawai Negeri Sipil dihitung sejak pengangkatan sebagai calon Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Persyaratan kenaikan pangkat Reguler Awal
1. Salinan atau Photocopy sah kepangkatan terakhir
2. Salinan SK CPNS dan SK PNS
3. Salinan atau Photocopy sah kartu pegawai
4. Salinan ST LUP atau Ijazah S1, S2 Bagi yang pindah golongan ruang dari II ke III dan III ke IV
5. Telah 4(empat) tahun dalam pangkat terakhir
6. Fotocopy Sah DP-3 dalam 2 tahun terakhir
7. Tidak melampaui pangkat atasan langsung
8. Belum mencapai pangkat tertinggi sesuai batas jenjang pendidikan
9. Surat Pengantar dari Instansi

Pengangkatan dalam kenaikan pangkat
A. Prosedur
1. Tahapan penetapan kenaikan pangkat
Untuk menjadi pembina utama mudapada golongan ruang IV / c keatas, dapat dilakukan keputusan presiden setelah mendapat pertimbangan teknis dari kepala Badan Kepegawaian Negara yang berdasarkan usulan dari pejabat pembina kepegawaian pusatatau daerah.

2. Tahapan penyerahan surat pengantar usulan kenaikan pangkat
a. Surat pengantar usulan kenaikan pangkat, disampaikan kepada presiden dan juga kepala badan kepegawaian negara sebagai suatu tembusan
b. Tembusan surat pengantar yang disampaikan kepada kepala badan kepegawaian negara dilengkapi dengan berkas berkas usulan yang diajukan.

3. Tahap verifikasi
a. Tembusan surat pengantar dan usaulan kenaikan pangkat yang telah diajukan dibuat rangkap 6 (enam)
b. Seluuh berkas usulan kenaikan pangkat yang telah diterima oleh pejabat pembina kepegawaian, diverivikasikan berdasarkan Undang undang yang berlaku.

4. Tahap Usulan
Berkas usulan kenaikan pangkat yang sudah memenuhi persyaratan maka pejabat pembina kepegawaian kemudian mengusulkan kepada kantor regional badan kepegawaian negara untuk mendapat pertimbangan teknis mengenai kenaikana pangkat yang telah diajukan.

5. Tahap Pertimbangan
Pejabat pembina kepegawaian daerah menetapkan kenaikan pangkat berdasarkan atas pertimbangan teknis dan kepala regional badan kepegawaian negara, untuk penata tingkatI golongan ruang III / d ke bawah dilakukan oleh Bupati, sedangkan untuk pembina golongan ruang IV / a serta pembina tingkat I golongan ruang IV / b pertimbangan dilakukan oleh Gubernur.

6. Putusan
Keputusan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil dimaksud dapat dilakukan secara kolektif maupun perorangan.

7. Kewenangan
a. Pejabat yang berwenang menetapkan surat keputusan kenaikan pangkat ditentukn dengan keputusan presiden.
b. Untuk pembina utama golongan ruang IV / c ke atas, perlu mendapat pertimbangan teknis dari badan kepegawaian negara.
c. Untuk pembina golongan ruang III / d ke bawah dilakukan oleh Bupati yang telah mendapatkan pertimbangan teknis dari kantor regional badan kepegawaian negara
Baca selengkapnya

Resep membuat Donat

Siapa yang tidak kenal dan suka dengan donat? Makanan ini merupakan salah satu makanan yang sangat digemari oleh banyak orang, tidak hanya anak kecil bahkan orang dewasa sangat suka dengan donat. Apalagi donat dengan toping dan hiasan yang menarik, dengan rasa yang manis, legit dan empuk dimulut menambah kenikmatan dalam menyantap donat.

Pada saat ini usaha dalam kuliner sangat berkembang pesat di Indonesia, banyak makanan yang beragam dan disajikan secara kreatif. Banyak para penjual yang melakukan inovasi untuk menjual produk-produk yang dapat menarik minat pembeli, dengan cara ini para penjual semakin besar kemungkinan dalam mendapatkan keuntungan yang banyak. 

Pada saat ini gagasan untuk berwirausaha dengan menjual donat bisa mendatangkan peluang yang besar juga. Kita bisa melakukan inovasi terhadap bentuk-bentuk donat, ukuran penyajian donat mini atau besar serta hiasan toping yang sangat lucu.

Walaupun sangat mudah sekali untuk mendapatkan donat dengan rasa yang enak di pasaran, tapi akan lebih enak apabila kita sendiri dapat membuat donat sendiri di rumah. Dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas baik dan lebih terjaga kita bisa menjadika sebagai peluang bisnis dengan berkreasi sesuai selera kita sendiri.

hanya ilustrasi

Silahkan simak resep mebuat donat mini dengan resep  dibawah ini.
  
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat donat :
A. Bahan membuat adonan, seperti berikut :
1. 1 (satu) kilogram tepung trigu 
2. 100 gram susu bubuk
3. 100 gram gula pasir
4. 1 (satu) sendok teh  baking powder
5. ¾ sendok makan ragi instan
6. 2 (dua) kuning telur
7. 1 (satu) putih telur
8.  135 ml air es
9. 100  gram margarin
10. 1 (satu) sendok teh garam
11. Minyak goreng

B. Bahan Toping :
1. 1 (satu) Cokelat batangan masak pekat, lelehkan
2. ½ Cokelat masak warna putih
3. 1(satu) buah Keju
4. 300 gram mesis
5. 150 gram permen spinkle

Langkah-langkah membuat donat mini dengan beragam  toping lucu :

  1. Tuangkan tepung terigu kedalam wadah atau meja yang bersih.
  2. Campurkan  ¾  sendok makan ragi instan, 1 (satu) sendok teh baking powder lalu aduk sampai merata.
  3. Tuangkan susu bubuk kedalam campuran tepung terigu sebanyak 100 gram, lalu aduk dan rata kan.
  4. Siapkan dua butir telur, pisahkan 1 butir telur  antara kuning telur dan putih telur, dan masukan kedalam adonan 2 (dua) kuning telur dan 1(satu) putih telur.
  5. Tambahkan 1 (satu) sendok teh garam  dan 100 gram gula pasir sebagai penyedap 6. adonan donat
  6. Tuangkan 135 ml air es kedalam adonan sedikit demi sedikit dan aduk sampai merata.
  7. Tambahkan margarin kedalam adonan, lalu uleni adonan hingga kalis dan elastis.
  8. Lalu simpan adonan dan diamkan selama 30 menit, dan biaran sampai mengembang.
  9. Setelah 30 menit kitabisa ambil adonan dan membentknya menjadi bulat, lalu diamkan kembali selama 15 menit.
  10. Setelah itu piihkan adonan. Bentuk bulat pipih dan lubangi tengahnya, bisa menggunakan cara manual atau bisa juga menggunakan cetakan.
  11. Letakan di loyang atau nampan yang sudah ditaburi oleh tepung, supaya tidak lengket. Diamkan adaonan selama 30 menit hingga mengembang.
  12. Sambil menunggu adonan mengembang, siapkan minyak goreng kedalam penggorengan dan panaskan dengan menggunakan api yangkecil.
  13. Setelah mengembang, gorenglah adonan tersebut kedalam minyak goreng yang telah dipanaskan dengan api kecil hingga kecoklatan dan matang, dalam menggoreng donat siapkan satu stik untuk membuat lubang pada donat sempurna dan rapi . Lalu angkat dan tiriskan.
  14. Sambil menunggu donat tidak terlalu panas, kita siapkan toping.
  15. Untuk toping, siapkan panci dengan air lalu panaskan.
  16. Sambil menunggu, air mendidih potong-potong cokelat dan masukan kedalam wadah. Setelah itu masukan wadah tersebut kedalam panci untuk melelehkan cokelat atau dengan cara tim. Jangan melelehkan cokelat dengan menggunakan api secara langsung karena dapat membuat cokelat gosong dan menempel di wadah.
  17. Lakukan hal tersebut untuk cokelat yang lain. Apabila cokelat sudah meleleh kita bisa siapkan untuk menghias.


Langkah-langkah menghias donat lucu :

1. Celupkan donat kedalam cokelat pekat sebagai dasaran warna, lalu kita bisa hias menggunakan coklelat putih dengan membentuk gambar bunga atau hiasan lainnya.
2. Jika ingin model donat yang lain kita bisa tambahkan mesess, butiran permen sprinkle, dan parutan keju.
3. Selain itu kita bisa berkreasi dengan donat tersebut, kita bisa membuat beragam bentuk donat, seperti ayam, boneka, burung, dll.
4. Setelah selesai dihias, simpanlah donat tersebut di tempat yang bersih dan aman dari serangga. Untuk menjaga kesehatan dan kenikmatan donat tersebut.
5. Apabila ingin menjualnya kita bisa tambahkan kemasan pada donat tersebut untuk menarik para pelanggan, menjaga kondisi donat, sebagai identitas perusahaan, dll.
6. Setelah semuanya siap donatbisa dipasarkan dengan hargayang seimbang.

Jika usaha ini terus dilakukan maka akan dapat mendatangkan keuntungan yang besar, jangan pesimis dulu terhadap kegagalan ketika membuat donat. Karena dala pebuatan membutuhkan kesabaran dan kebiasaan.
Baca selengkapnya